Tutorial Komputer dan Internet

Mengapa belajar VI?


1.apa itu vi?
Vi adalah editor standar di lingkungan UNIX dan linux.Umumnya editor ini disertakan
pada setiap distribusi linux.Sebagian distro menjadikan vi sebagai editor default di
konsolenya.Vi terkenal cukup susah di pakai oleh pemula di dunia Linux.Ada beberapa
alasan utama mengapa vi cukup susah digunakan.Pertama, vi menggunakan 1 layar penuh tanpaadanya menu,atau shortcut yang terlihat dilayar,selain itu vi mempunyai dua modus saat runtimeyaitu modus edit/sisip dan modus command.

2.macam varian vi
vi mempunyai berbagai macam varian,namun varian yang paling banyak dipakai adalah vim
alias vi improved.varian lain dari vi adalah elvis yang menjadi default editor di slackware.elvis
dipilih karena ukurannya kecil dan tidak banyak membutuhkan resource.

3.keunggulan vi
Vi mempunyai berbagai macam keunggulan,keunggulan ini mengacu pada salah satuvarian dari vi yaitu VIM,diantaranya adalah

1.mendukung syntax higlighting untuk hampir semua bahasa pemrograman,
scripting,markup language,dan file konfigurasi.

2.mendukung line numbering,sangat berguna jika kita menulis kode program tertentu
dengan vi,sehingga kita dengan mudah bisa melihat berapa baris panjang code kita atau
ada di baris mana error saat kompilasi gagal.

3.mendukung kode folding,
bagi anda yang terbiasa menulis program,mungkin anda sering membuat fungsi atau kelas
dalam program yang anda buat.Vi bisa "melipat" code anda,sehingga kode yang terlihat hanya
judul fungsinya saja.

4.tersedia dalam berbagai platform
Vi tidak hanya berjalan di lingkungan linux/unix,bahkan sekarang vi sudah di port ke os2,beos
Dos dan windows,serta beberapa sistem operasi non unix lainnya.

5.modular dan bisa diperluas.
kemampuan vi bisa diperluas dengan menggunakan plugin,misal vi bisa membuka dan mengedit file text yang di kompress dengan adanya plugin kompresi.

6.File recovery
Vi mendukung file recovery jika tiba tiba vi crash,atau aliaran listrik putus,ini merupakan
feature istimewa yang dimiliki oleh vi.

7. vi(m) adalah opensource,sehingga kita bisa mendapatkan
Vi dengan free dan bisa memodifikasi vim sesuaidengan kebutuhan kita dan seabreg feature lainnya.

4.pemakain umum vi
Vi sebagai editor secara umum di pakai untuk mengedit source code program,memodifikasi file konfigurasi ataupunmenulis dokumen markup yang panjang.bagi saya sendiri --selain dipakai untuk keperluan diatas vi saya pakai untuk menulis catatan kecil,artikel,serta tutorial linux dan tutorial penggunaan aplikasi konsole.

5.vi dengan editor lainnya
Vi terkenal cukup susah dipakai,mengapa sebagain orang masih memakainya,padahal editor GUI sudah bertebaran,ataupun editor konsole yang lebih user friendly pun sudah banyak?alasan sederhana adalah bahwa vi tersedia dandi bundle hampir disemua distro,vi ringan,powerful dan juga free serta keunggulan lain seperti yang telah saya sebutkan diatas.sebagai contoh di linux ada editor powerfull kate,yang berjalan di KDE,namun editor ini jelas makan resource yang banyak,selain itu kadang X windows karena alasan tertentu tidak bisa diakses atau tidak terinstall,maka kita perlu menggunakan editor yang bisa jalan di konsole,alasan lain adalah anggaplah anda bekerja sebagai administrator dan anda tahu serversedang mengalami masalah,sedang anda sendiri tidak berada di kantor,bagaimana penyelesainnya?kita bisa memperbaiki file konfigurasi lewat remote login semisal telnet atau ssh lalu kita bisa mengedit file konfigurasi tersebut secara remote dengan vi,hebat bukan?

6.penutup
Alasan-alasan yang dikemukakan diatas sebenarnya sudah cukup untuk memaksa kita untuk belajar editor canggih ini,apalagi jika anda bekerja dilingkungan linux ataupun anda seorang programmer di linux.agar mudah dalam belajar viVi(m) mempunyai tutorial interaktif,programnya adalah vimtutor,vimtutor adalah program di linux yangmengajari kita belajar vi melalui praktek langsung,alias learning by doing.silahkan liat vimtutor manual dan manual dari VI jika anda ingin lebih jauh mengenal vi.

Mengapa Adopsi linux di Indonesia lambat?




Linux adalah sistem operasi yang sekarang bukan lagi menjadi alternatif,namun sejajar dengan sistem operasi lain,baik di desktop maupun di server.namun perkembangan linux di indonesia sepertinya begitu tersendat sendat,ada apa gerangan?
Ada beberepa alasan yang membuat lambatnya perkembangan linux di indonesia,berikut beberapa kendala yang penulis himpun.

1.Kurangnya sosialiasi
Linux kurang di kenal masyarakat luas karena sedikitnya sosialisasi yang dilakukan oleh orang-orang yang berkecimpung didalamnya.seandainya seandainya pun ada sosialisasi,terkesan terlalu teknis dan jlimet sehingga pantas jika pemakai linux masih sedikit,terutama dikalangan end user.

2.Ketergantungan dengan sofware bajakan
Ini adalah salah satu faktor utama mengapa linux lambat untuk diadopsi dimasyarakat,bahkan dilingkunan pendidikan bahkan perguruan tinggi.kebanyakan dari kita tidak suka mempelajari sesutu yang baru,kita cenderung lembam..ini teorinya newton bahwa segala sesuatu akan mempertahankan kondisinya yang sekarang dan cenderung untuk melawan perubahan. Kita sudah begitu nyaman dengan software bajakan.Anehnya baru kalau ada isu sweeping kita baru cepat-cepat pindah ke linux ,sayangnya hal ini dilakukan untuk masa yang sebentar,isu sweeping selesai,kita balik lagi deh. ke bajakan..dasar manusia..

3.Tidak adanya dukungan resmi
satu kelebihan dari software propitery seperti windows adalah adanya dukungan teknis resmi dari perusahaan.perusahaan akan melakukan dukungan untuk menambal bug,mengupdate, dan menambahkan feateru baru.sedangkan di linux untuk mendapatkan support kita hanya bisa mengandakan dukungan komunitas,jika ada dukungan dari vendoer distro (semacam redhat) kita disuruh membeli layanan support yang mahal.waduh …repot betul :D

4.sedikitnya buku/web tentang linux.
Mungkin banyak diantara kita yang akan protes dengan alasan ini,batapa tidak.bukankah buku linux (dan juga website) sudah begitu banyak di indonesia.jawabnya ya!Namun tidak ada /jarang suatu buku dan website) yang membahas linux secara mendasar dan mampu mengubah pola pikir sipembaca agar meninggalkan software bajakan.

5.Tidak suka bahasa inggris
ini kesalahan fatal dan merupakan kelemahan yang sangat sulit untuk diperbaiki,sebagian besar dari kita lebih senang membaca buku buku lokal dan website lokal.yang notabenenya juga diambil dari referensi asing.dan sedikitnya kemauan kita untuk membaca dan terus belajar linux

Iitulah alasan alasan yang membuat linux tidak populer diindonesia.Linux umumnya hanya populer di kalangan geek,tukang ngoprek,admin jaringan dan para nerd dan adanya mitos bahwa linux itu sulit sepertinya sudah mendarah daging.jadi begitu susah untuk mengubah pola pikir sebagian besar pemakai komputer di indonesia.

Kekurangan linux



Tulisan ini membahas tentang kekurangan yang dimiliki oleh linux.mungkin ada pertanyaan sebelumnya akan mengganjal,terutama teman teman saya,bukannya candra itu orangnya suka mempromosikan linux?jawabnya,karena saya ingin bersikap objektif terhadap linux dan juga sistem operasi lain.mengenai kekurangan sistem operasi lain sudah terlalu banyak yang membahas dan emang banyak kekurangannya jadi gak usah di bahas lagi :P KOk malah sekarang sepertinya tidak suka linux?jawabnya,tidak juga,saya masih suka linux dan malah makin suka,atau pertanyaan seperti,kenapa tidak menulis kekurangan windows saja,yang notabenenya saingan terbesar linux?waduh ini udah gak perlu dibahas,saya sendiri sudah kesulitan untuk menghitung kekurangannya :P.


langsung saja ya,linux adalah sistem operasi yang free,begitu banyak kelebihan dari sistem operasi ini,namun kali ini,sekali lagi saya sebisa mungkin akan ojektif dalam membahas linux.dengan segala kelebihannya,bagaimanapun linux adalah hasil karya manusia,tentunya juga ada kurangnya bukan.


1.Terlalu banyak pilihan Distro

ini adalah salah satu kekurangan linux yang pertama,terutama bagi pengguna baru.banyaknya distro yang mencapai ratusan membuat para pemula dilinux atau orang yang ingin bermigrasi kelinu harus pusing memilih distro yang cocok untuk keperluannya.banyaknya pilihan distro ini kalau mau dijabarkan lagi akan makin kelihatan,misalnya masing masing ditro membuat manajemen paket yang berbeda,paket yang berbeda,pengguna yang berbeda,tool administarasi yang berbeda dan seterusnya.


2 Minimnya dukungan teknis resmi

Linux dikembangkan oleh komunitas,maka linux datang dengna dukungan komunitas,bagi pengguna biasa,hal ini tentunya bukan masalah,namun bagaimana dengan pengguna kantoran,perusahaan atau kantor pemerintah?ini merupakan masalah besar,karena software di kalangan tersebut dipakai untuk produktifitas dan bahkan diantaranya menangani sistem kritis,seperti perbankan.

Seandainya ada dukungan teknis pun biasanya cukup mahal,misal dukungan dari redhat ataupun suse.


3.Banyaknya istilah teknis.

Linux merupakan salah satu keluarga sistem opeasi UNIX.oleh karenanya kebanyakan pengguna adalah administrator jaringan atapun orang yang suka ngoprek linux.Bagi kebanyakan pemakai komputer,linux penuh dengan istilah yang terkesan rumit dan terlalu teknikal.dengan ini,orang cenderung menganggap linux begitu susah untuk dipelajari.

4.kurangnya dukungan dukungan hardware.

Ini juga salah satu kendala utama dari linux.Walaupun dukungan hardware di linux makin hari makin baik,namun untuk device tertentu seperti wifi,dukungan linux masih terbatas,begitu juga dengan hardware keluaran terbaru.biasanya tidak bisa dijalankan dilinux.Seandainya bisapun,penggunaan hardware tersebut tidak optimal karena umumnya hardware dikenali sebagai periferal generik.

4.Minimalnya aplikasi Killer.

Sedikti sekali sofware dilinux yang sejajar kemampunanya dengan aplikasi sejenis di windows,sebenarnya linux mempunyai begitu banyak aplikasi(silahkan cek freshmeat.net atau sf.net) namun umumnya software yang dirilis masih berupa alpha atau beta,RC,intinya bukan untuk keperluan produktif.sebagian dari software free dilinux lebih banyak diisi oleh software untuk server dan pengembanga software.

5.lainnya

silahkan tambahkan sendiri,saya yakin anda punya masukan tentang linux,tentunya dari kekurangannya .apa kekurangan linux menurut anda?silahkan kirimkan ke candraadiputra@gmail.com