Apa itu dropbox?

Sebelum membahas apa itu dropbox, saya akan cerita tentang beberapa kejadian. Teman saya menulis naskah skripsi di Komputer, namun karena komputer terkena virus, akhirnya Hardisk di format kemudian install ulang, dia lupa membackup data skripsinya di my Document,

Kejadian yang lain, anda bebergian ke luar negeri, anda ingin saat anda berfoto ria dengan Handphone anda, anda ingin foto langsung tersimpan di  komputer di rumah ,bukan di upload ke jejaring social.

Satu kisah lagi, anton adalah pekerja kantoran di jakarta, saat dia pulang kerumahnya , dia ingin tetap menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda, tanpa harus meremote komputer yang ada di kantor.

Dari ketiga masalah tersebut, kita butuh solusi agar bagaimana file kita selalu tersedia di setiap perangkat yang kita butuhkan dan selalu tersinkronisasi? DropBox jawabannya. Nah dah tahukan sekarang!

Dropbox adalah layanan penyimpanan data dan syncronisasi antara device. Perbedaan mendasar dengan media seperti 4shared.com atau rapidshare ada pada kemampuan syncronisasi file antar device yang kemudian di tiru oleh Apple dengan iCloudnya.

Cara kerja 

DropBox bekerja dengan cara menyimpan file di server dan mensinkronisasi filenya ke semua device yang terhubung. Pertama anda harus daftar dulu di dropbox.com, setelah anda daftar anda akan mendapat space 2 GB untuk menyimpan filenya, jika kurang anda bisa upgrade ke layanan berbayar. Setelah itu, anda download dropbox sesuai dengan OS device  anda (Windows, linux atau Mac,Ipad, Iphone atau android?). Setelah di download,  login dewat aplikasi kecil tersebut, setelah itu akan tercipta folder myDropbox. ketika anda mengkopi file ke folder tersebut, secara otomatis (dibelakang layar, dengan koneksi internet tentunya) file tersebut akan di upload ke server dropbox. Seandainya anda punya dua komputer, 1 di kantor dan 1 drumah, simpanlah dokumen anda di folder dropbox, maka ketika anda membuka folder Dropbox di rumah file yang anda kerjakan di kantor automagically  sudah ada di folder tersebut.

Kehebatan dropbox yang lain adalah, dia hanya mensinkronisasi perbedaan antar file, misalkan anda di kantor punya file bernama laporan.doc yang berisi 50 halaman, kemudian anda meyimpan di dropbox, setelah itu anda pulang dan melanjutkan menulis laporan sampai 60 halaman, maka ketika anda save, dan anda buka lagi di komputer kantor, dropbox hanya mendownload  perubahannya saja, hal ini tentunya sangat menghemat bandwidht bukan?

Sekarang lihat cerita  pertama diatas, ketika anda menyimpan dokumen anda di folderr mydropbox di my Dokumen komputer anda, dan kemudian data terkena virus atau terformat, maka anda tidak perlu kwatir, setelah install ulang Komputer, install ulang dropbox, maka semua file akan kembali seperti semula.

Sekarang lihat cerita kedua, saat anda berekreasi dan anda mengambil foto lewat Handphone (Android/iphone) maka Foto foto tadi langsung tersimpan juga di rumah anda. Keluarga dirumah langsung bisa menikmati liburan anda dari komputer, Ga perlu harus masuk Flickr atau Picassa web album :D.

Sekarang lihat cerita ketiga? seandainya setiap pekerja kantoran di tempat anda menggunakan dropbox, waktunya akan lebih efesien, selain itu, Folder dropbox juga bisa dishare sehingga team bisa kolaborasi dalam sebuah project..

Bagaimana kalau saya memakai komputer Public?
Bagaimana misal saya diwarnet dan saya ingin menyimpan file di dropbox, anda tidak perlu menginstall program dropbox, cukup login ke situs dropbox dan uplaod secara manual file anda disana, ketika anda pulan kerumah, Otomatis file sudah tersimpan di komputer anda. Ga ada lagi yang namanya "Waduh lupa ga bawa flasdisk?" :D

Bagaimana kalau file di dropbox di delete?
Jika misal secara tidak sengaja anda menghapus file di dropbox, atau mungkin orang lain yang menghapus fle tersebut, jangan panik, secara default dropbox menyimpan file anda diserver dan bisa anda restore dalam periode 30 hari setelah pendeletan, jadi jangan takut di usilin orang, mantaf bukan? ga ada lagi data hilang, ga ada lagi kerjaan tertunda. 

Mau lebih jelas? silahkan kunjungi dropbox.com., lebih jelasnya bisa anda lihat di video ini. 








DropBox

Anda sedang browsing dan mendapati sebuah website yang hampir semua artikelnya menarik,Anda berpikir nih harus saya simpan nih, tapi bagaimana kalau diwebsite tersebut ada ratusan halaman? save satu persatu tentunya bukan solusi, nah adakah software yang otomatis mendownload satu website dan membuat versi "offline" nya?  Ada dua software yang cukup populer yatu httrack dan teleport

Httrack adalah sotfware "website copier" untuk mendownload seluruh isi sebuah website sampai akar akarya, kelebihan dari software ini adalah free open source serta tersedia di berbagai sistem operasi seperti Linux, BSD dan Windows. Anda bisa mendownload software ini di http://www.httrack.com/page/2/en/index.html
Tampilan Httrack sedang mendownload website ke komputer lokal


Teleport pro
Teleport sudah bertahun tahun menjadi rajanya " Website Copier", Produk ini sangat canggih dan berkali kali mendapatkan penghargaan terbaik untuk kategorinya, Teleport menyediakan versi gratis namun hanya bisa mendownload 500 link dalam satu website, sedangkan jika menginginkan lebih dari itu kita harus bayar, Sofware sedot web ini juga bisa memilih seberapa dalam link akan di downoad dan type file apa yang mau didownload.

Tampilan teleport pro
Secara pribadi saya sendiri memilih teleport, namun jika anda belum yakin mana yang terbaik, coba aja dulu dua duanya .

Cara Download Website


Google tidak henti hentinya berinovasi dan melakukan ekspansi di dunia digital, setelah sukses dengan Google Chrome (browser) dan Android (mobile), Sekarang perusahaan ini menelorkan satu layanan baru bernama Google Music. Google Music adalah layanan Freemium dari Google dimana kita bisa menyimpan lagu lagu kita di server Google secara Gratis.

Kelebihan yang ditawarkan oleh Google music adalah kemampuannya menyimpan 20.000 lagu tanpa harus membayar sepeserpun ke Google. Layanan ini juga menyediakan lagu lagu gratis tiap beberapa pekan yang bisa anda tambahkan ke dalam library anda. Selain itu, kita juga bisa membeli lagu langsung seperti layaknya itunes. Jika anda menebak kalau Music beta adalah saingan itunes, itu tidak salah, namun kelebihan utama dari Google music bukan pada besarnya media penyimpaannnya, namun pada kemampuannay melakukan streaming lagu ke semua media yang ada. Google music memang bertujuan untuk menyatukan tempat menyimpan lagu digital yang bisa diputar disetiap media. Dari android smartphone, tablet, PC(windows, mac, Linux) sampai Google TV. itulah kelebihannya. Kelebihan yang lain, Google music juga bisa membolehkan menyimpan lagu lagu favorit kita secara lokal, artinya tanpa ada koneksi internetpun, kita masih bisa memutar lagu lagu kesukaan kita. Keren bukan?

Berikut ini adalah tampilan google music di smartpone, Tablet, Web (desktop) dan Google TV
Google music di smartphone android

Google music di Tablet Android

Google Music di Browser Chrome (desktop), Ingin mendengarkan musicnya, langsung play aja 
Google Music di Google TV

Sayangnya, Untuk membeli lagu di Google music saat ini hanya bisa dilakukan jika anda adalah pengguna internet di amerika. Sudah saatnya anda menyimpan lagu di Google musicdan mainkan kapanpun dan dimanapun koleksi music anda.Tidak perlu sync, just play!

Mengenal Google Music

Google+ lagi lagi menambahkan fitur baru, Setelah Youtube Player dan Google+ Page, Sekarang ada ftur bernama "What's hot" fitur ini mirip dengan reddit dimana Posting populler yang bersifat publik akan di tampilkan di "what's hot'. 

Dengan adanya fitur ini,Ada bisa menemukan postingan yang bermanfaat, kadang gambar lucu, unik atau video yang super keren, cukup klik What's hot. 
contoh post populer di What's hot


What's Hot di Google+

Perkiraan Cuaca di Google Maps

Lagi lagi, Google+ menggelontorkan fitur baru, setelah Youtube player, sekarang Google+ page. Fitur ini mirip dengan Facebook Page. Page di peruntukan untuk suatu produk, perusahaan, instansi, local bisnis ataupun website. Fungsi dari ahalaman ini adalah mendekatkan anda dengan pelanggan, penggemar  atau pengikut. 


Saat ini, memang fitur google+ page masih sangat dasar, misal update page mirip dengan facebook, namun kedepannya makin banyak fitur yang akan di release. Bagi anda yang mempunyai produk,website atau perusahaan, alangkah baiknya membuat dulu sekarang sebelum nama itu diambil oleh orang lain.

Menurut info dari blog googlesytem.blogspot.com, rencana kedepan Google+ page ini bisa dicari langsung lewat google search dengan operator +, sebagai contoh saya mempunyai page candralab, maka kalau di google search kita ketik '+candralab' halaman itu akan muncul  dipencarian.

untuk membuat page, anda login ke Google+, dan cari link untuk membuat halaman di kanan bawah. Berikut ini adalah tampilan awal saat anda mau membuat Page.

tampilan membuat halaman di Google+


 Keunggulan yang paling nampak adalah integrasi dengan hangout, jadi anda bisa chat dengan pelanggan atau penggemar anda, hal ini sangat bermanfaat terutama jika anda adalah perusahan yang bergerak dibidang jasa support. selain itu, page juga terintagrasi dengan +1 (mirip tombol like di facebook), makin banyak yang memberi +1 di page anda maka kemungkinan makin tinggi pula kemunculannya di google search, mantap bukan? Ayo tunggu apa lagi, buat page anda!



Google+ Page



Linux, kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga saya sejak tahun 2003, sudah tujuh tahun saya memakai produk ini, namun saat ini, minat saya sendiri terhadap linux(desktop)  mulai berkurang. Ada banyak hal yangberubah, terutama dari sisi pemakaian linux itu sendiri, Linux saat ini sudah sangat mudah di install dan dipakai, sayangnya dan sekali sayangnya pemakai Linux desktop tetap beranjak dari 1% dari seluruh Komputer di dunia. Ya intinya Linux Desktop Telah mati.

Kembali ke topik, pada tahun 2003, saya pertama kali mengenal distro Slackware yang terus saya pakai sampai tahun 2008, Distro ini sederhana, stabil dan serba "do it yourselft", 3 hal itulah yang membuat saya suka. Saya mengikuti dan memakai slackware sejak slackware versi 9.x sampai 12.x . Saat ini saya saya sudah beralih ke ubuntu.

Sebenarnya bukan karena slackware tidak bagus, namun karena tuntutan pekerjaan dimana sebagian besar menggunakan ubuntulah yang " memaksa' saya untuk beralih ke distro ini, walaupun secara pribadi, slackware tetap yang terbaik. Saya sendiri sudah mencoba puluhan distro dari slackware sebagai distro utama, pernah mencoba redhat, suse,fedora, knoppix dan sederet distro yang kurang populer sudah saya coba, bahkan saya sendiri selama bertahun tahun mengikuti perkembangan rilis distro di distrowatch.com, sayangnya minat mencoba coba distro baru sudah hilang, saya tidak tertarik (terhadap linux desktop).

Sejak pertama kali mengenal linux, saya benar benar mendalaminya, dari membaca tutorial di internet, download ebook sampai baca manual di command line, Memang kalau membahas linux tidak ada habisnya, dari membahas kernel, shell, shellscript, hacking, programing, scripting  sampai membuat distro sendiri pernah saya coba.

Jika sebagian besar orang mengenal ubuntu sekitar tahun 2008, saya sudah memakai ubuntu sejak versi pertama di rilis yaitu versi 4.10, versi yang pertama kali ada , bahkan saya dapat kiriman 50 cd ubuntu free dari ubuntu.com, namun tetap saja linux tidak familiar di pakai dimasyarakat.

Untuk desktop linux sendiri hampir setiap Linux desktops sudah saya coba, dari KDE, Gnome, XFCE, LXDE, twm, Windowmaker dan sederet WM yang lain, menarik memang, tapi ada satu hal yang kurang :" semuanay tidak user friendly".

Saya membuat distro linux di tahun 2007 dengan panduan dari Linux from strach dimana kita dituntun membuat distro  dari nol, dimulai dari kompilasi kernel, membuat init script, mengcompilasi compiler ( yup, saya harus mengkompilasi GCC menggunakan GCC), sampai membangun desktop, akhirnya berhasil juga , dari sinilah saya akhirnya mendapat gelar S1, mungkin, saaat ini membuat distro sudah cukup mudah, karena semuanya serba otomatis dengan berbagai macam tool yang memungkinkankita membuat distro tinggal click.

Tahun 2008 saya lulus kuliah, saya masih suka menggunakan linux, slackware tetap jadi pilihan utama, namun lama kelamaan pilihan ini hilang karena sejak awal tahun 2009 saya harus mengajarkan linux dengan distro ubuntu, sebagai pengajar yang baik tentunya kita mengikuti siswanya, saat itu tentunya distro super mudah adalah ubuntu. maka sejak akhir tahun itulah ubuntu menjadi distro utama.

tahun 2011 menandakan era baru linux, Linux desktop sudah susah diharapkan untuk bersaing dengan windows apalagi dengan mac, maka saat ini saya masih memakai Linux namun dalam bentuk lain yaitu Gadget Handphone Android. Boleh dibilang, Linux saat ini sudah mendunia tanpa orang sadar bahwa apa yang dia pakai atau dia sentung mempunyai otak linux didalamnya, saya senang!

Kedepannya, ubuntu juga akan mengekspansi pasar smartphone, tablet dan TV cerdas, saya kira itu adalah langkah yang tepat, sekali lagi, ubuntu sudah mati di desktop

Ubuntu dan linux pada umumnya sebenarnya terus berkembang, 90% super computer menggunakan Linux, 500.000 server google menggunakan Linux, Embeded device seperti router, Access Point dan beragam alat jaringan menggunakan linux, keren memang, tapi sekali lagi kita hanya sebagai konsumen

Mimpi saya dulu adalah linux dipakai di berbagai tempat, terutama desktop, ternyata sekarang Linux memang sudah dipakai oleh orang awam di berbagai tempat, namun bukan dalam bentuk desktop, namun Handphone, ablet dan perangkat jaringan.

Mengapa saya cerita panjang lebar tentang hal ini, saya cuman menyarankan anda sebaiknya lebih fokus ke linux untuk server atau untuk embeded system ketimbagn bolak balik mempermak linux desktop anda karena kedepannya desktop bukanlah perkera penting lagi, dekstop war sudah selesai, trend kedepan adalah cloud computing, Social network dan mobile yang notabenenya semua dibangun diatas LINUX.

Harapan saya yang belum terpenuhi adalah, bangsa indonesia adalah pemain di dunia linux, membuat produk berbasis linux, namun sayangnya 1 pun developer kernel tidak ada yang dari indonesia, dari ribuan proyek open source software hanya ada puluhan proyek open source, tiaphari kita koar koar linux open source , open source tidak ada artinya tanpa kita mengomprek dan mengoptimalkanya...herannya tiap hari kita lebih fokus dengan desktop linux yang bisa 3d, animasi keren dan sebagainya, oh my  .......

 

 

 

Perjalanan panjang saya dan Linux

Website saat ini sudah menjadi bagian dari sebuah instansi bahkan individu, untuk membuat website,umumnya diperlukan skill web programming yang cukup banyak diantaranya harus menguasai HTML,CSS,Jscript, dan serverside programming seperti PHP,ASP atau JSP serta backend database seperti MySQL ataupun postgreSQL.
Ternyata, di internet sudah begitu banyak layanan yang menyediakan teknik pembuatan website tanpa harus belajar bahasa pemrograman, cukup dengan Drag and Drop. Beberapa layanan yang bisa dimanafaatkan untuk membuat website
Catatan penting disini adalah, Website berbeda dengan blog, dimana umumnya berupa artikel yang tersusun secara kronologis, website umumnya  lebih dari sekedar blog karena di Website bisa mengandung Galery foto, guestbook, download , atau informasi  statis lainnya yang tersusun dalam halaman halaman web. OK langsung saja


Wix adalah penyedia layanan membuat website yang memanfaatkan teknologi flash, Wix menyediakan puluhan tempalte siap pakae dan tinggal kita edit. Anda harus membuat account terlebih dahulu sebelum memanfaatkan layananan ini


Layanan pembuatan website dari Google, fitur utamanya drag and drop plus terintegrasi dengan layanan Google sehingga anda dengan mudah emmpublish foto yang anda letakan di picassa atau mempublish document yang anda buat di Google docs. Anda harus mempunyai Google Account untuk memakai layanan ini. 


Webly adalah layanan website drag n drop yang  paling mudah menurut saya, selain itu, di Weebly kita juga di beri opsi untuk menambahkan adsense kedalam website yang kita buat. Sama seperti 2 layanan sebelumnya, weebly mengharuskan anda membuat akun terlebih dahulu sebelum memakai layanannya

Membuat website Tanpa Belajar Pemrograman Web